Blogger Backgrounds

Rabu, 21 Maret 2012

BUMN membuka 100.000 hektar sawah

BUMN Buka Sawah baru 100.000 Hektar

Badan usaha milik negara bakal ikut terjun dalam menggarap sektor pertanian dan perternakan guna mendukung daya tahan pangan. Hal itu dilakukan dengan pencetakan sawah baru seluas 100.000 hektar dan upaya pembibitan sapi potong.

Mentri badan usaha milik negara dalam kuliah umum di ITB menjelaskan, keputusan itu di jamin tidak akan melampaui kewenangan kementrian lain, seperti pertanian. ’’Kami akan mencetak 100.000 hektar sawah baru di luar Pulau Jawa. Begitu pula dengan gerakan proberas ntuk memanfaatkan lahan sawah milik warga yang kurang produktif .

Gerakan proberas merupakan skema kerja sama menggunakan sawah warga yang tidak lagi di garap secara intensif. Mentri BUMN menjamin bisa menggenjot produksi hingga 7 ton per hektar dan selisih dari produktivitas semula akan dibagi. Selama ini indonesia masih mengimpor sebesar 1,5 juta ton beras setiap tahun.

Selain itu mentri BUMN juga mengumumkan rencana pembelian 100.000 ekor sapi untuk dikelola BUMN perkebunan sawit. Pakan sapi, menurut penelitian dapat memanfaatkan pelepah kelapa sawit.

Setiap tahun Indonesia mengimpor 350.000 ekor sapi potong setiap tahun. Mentri BUMN juga mengintruksikan Perum Perhutani agar membangun pabrik sagu di Papua. Beliau mengharapkan Papua menjadi Penghasil sagu utama di Indonesia. Saat ini, harga sagu dari Papua kalah saing dengan harga sagu dari Riau.

Dupeti bidang Infrastruktur dan Logitik Kementrian BUMN, pengiriman sagu dari Papua dapat menyumbangv penurunan harga di sana. Selama ini, kapal yang penuh membawa barang menuju Papua pulang dengan muatan kosong sehingga ongkosnya membengkak.

’’Apabila kapal-kapal kosong itu diisi sagu Papua, biaya angkut semakin ekonomis dan harga barang di sana ikut turun.

Sumber: Harian Kompas ” Ekonomi” Senin, 19 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar