Blogger Backgrounds

Sabtu, 17 Maret 2012

para pelaku ekonomi

Para Pelaku Ekonomi

Sistem perekonomian tidak akan berjalan tanpa adanya pelaku ekonomi.Pada bagian ini, akan dijelaskan tiga pelaku ekonomi:

1.Sektor Pemerintah yang bertugas mengatur kestabilan pemerataan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi.

2.Sektor Swasta yang bertugas menjaga kestabilan perekonomian untuk berbagai kegiatan ekonomi.

3.Koperasi yang bertugas menumbuhkan kegiatan ekonomi dan turut menstabilkan perekonomian.Tujuan utamanya adalah mendukung kegiatan ekonomi pada sektor tertentu.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Merupakan badan usaha yang dimodali oleh pemerintah,baik sebagian kecil maupun secara keseluruhan. Peranan utama BUMN adalah untuk turut membantu perekonomian negara. BUMN berlandaskan pada konstitusional adalah Pasal 33 UUD 1945.

Adapun latar belakang didirikannya BUMN adalah sebagai berikut:

(1)pelopor atau perintis suatu sektor ekonomi karena swasta tidak tertarik untuk menggelutinya;
(2) pengelola bidang-bidang usaha yang “strategis” dan pelaksana pelayanan publik;
(3) penyeimbang kekuatan-kekuatan swasta besar
(4) sumber pendapatan negara
(5) hasil dari nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda dan didanai oleh pampasan perang

BUMN terbagi menjadi 3 bentuk:

1.Perjan adalah badan usaha yang modal sepenuhnya dipegang oleh pemerintah dan merupakan milik Negara. Perjan sudah jarang di temukan saat ini. Perjan merupakan badan usaha yang bergerak untuk melayani masyarakat sehingga dianggap tidak menguntungkan.

Contoh perjan adalah PJKA(Perusahaan Jawatan Kereta Api) yang kini diganti menjadi PT.KAI.

2.Perum adalah perjan yang telah diubah.Perum masih dikelola oleh pemerintah tetapi tidak lagi di fokuskan untuk pelayanan masyarakat.Karena masih dianggap rugi, saham perum diubah statusnya menjadi persero.Seluruh pekerja perum umumnya berstatus sebagai pegawai negeri.

3. Persero adalah suatu badan usaha yang dikelola oleh pemerintah dan daerah. Yang memiliki tujuan untuk:

· untuk mencari keuntungan

· untuk pelayanan umum.

Persero dipimpin oleh direksi dan tidak mendapatkan fasilitas Negara. Pegawai persero berstatus sebagai pegawai swasta. Penulisan nama untuk badan usaha bentuk persero adalah d PT di depan nama Instansi,kemudian diikuti dengan nama instansi tersebut.

Beberapa contoh perusahaan yang berbentuk perseroan antara lain:

1.PT Bank Rakyat Indonesia,tbk (persero)

2.PT Perusahaan Listrik Negara (persero)

3.PT Telekomunikasi Indonesia(persero)

4.PT Aneka Tambang (persero)

Satu lagi bentuk sistem perekonomian yang banyak digunakan di Indonesia adalah sistem koperasi. Pada sistem koperasi,usaha dibangun atas dasar asas kebersamaan dan bertujuan untuk kepentingan bersama.Salah satu manfaat koperasi adalah masyarakat dapat meminjam modal usaha dan mengembalikannya pada jangka yang cukup lama dan telah ditentukan oleh kedua pihak dan koperasi juga dapat memberikan harga yang dapat di jangkau oleh berbagai kalangan.Cita-cita utama koperasi adalah tolong menolong.

Sumber:

http://www.idafazz.com/pengertian-sistem.php

http://srirahayu-myblog.blogspot.com/2012/03/sistem-perekonomian-indonesia.html

perkembangan sistem perekonomian indonesia

Perkembangan Sistem Perekonomian Indonesia

Pada saat ini,perkembangan tidak hanya terjadi pada teknologi dan informasi. Sistem perekonomian juga mengalami perkembangan yang cukup mengagumkan.Sistem barter seperti yang dilakukan masyarakat zaman dahulu sudah jarang digunakan saat ini. Mungkin tidak ada lagi yang melakukannya. Para ahli ekonomi telah menemukan beberapa sistem ekonomi yang dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan perekonomian.Adapun sistem-sistem tersebut adalah sebagai berikut:

a.Sistem Perekonomian Pasar(Liberalis/Kapitalis)

Sistem perekonomian liberal pertama kali ditemukan oleh Adam Smith. Pada sistem ekonomi ini,masyarakat memiliki kebebasan untuk berproduksi dan memiliki sumber produksi.Pemerintah tidak ikut campur lagi dalam kegiatan perekonomian.

Berikut adalah ciri-ciri sistem perekonomian liberal adalah sebagai berikut:

1.Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu.

2.Masyarakat diberikan kebebasan untuk memiliki sumber-sumber produksi.

3.Pemerintah tidak ikut campur langsung dalam kegiatan ekonomi.

4.Masyarakat terbagi dalam dua golongan yaitu: golongan rakyat yang memiliki sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).

Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.

Kegiatan selalu melihat dan mempertimbangkan keadaan pasar, karena pasar langkah awal setiap tindakan perekonomian.

Sistem perekonomian Liberal memiliki keuntungan dan kelemahan.

Keuntungan Sistem ekonomi liberal adalah:

1.masyarakat menjadi aktif dan kreatif dalam mengatur kegiatan ekonomi masing-masing karena, semua kegiatan perekonomian dilakukan sendiri tanpa campur tangan pemerintah

2.Dapat menghasilkan barang dengan mutu tinggi karena terjadi persaingan yang ketat antar pedagang.

3.Timbul semangat untuk memajukan usaha masing-masing.

Kelemahan Sistem Perekonomian Liberal adalah sebagai berikut:

1.Terjadinya persaingan tidak sehat antar produsen

2.Masyarakat yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin

3.Karena terjadi persaingan bebas tersebut,pemerataan pendapatan semakin sulit dilakukan.

Negara-negara yang menganut system perekonomian Liberal antara lain: Amerika,Kanada,Austria,Rusia dan Negara-negara bagian Eropa lainnya.

Sedangkan sistem perekonomian kapitalisme adalah sistem perekonomian yang mengakui adanya hak individu. Setiap individu bebas menjalankan kegiatan perekonomian sesuai dengan yang diinginkan. Pemerintah ikut berperan dalam sistem perekonomian ini. Berikut ciri-ciri sistem perekonomian kapitalisme:

1.Hak-hak pribadi mendapatkan pengakuan

2.Individu merupakan pemilik alat-alat produksi

3.Individu bebas memilih usaha yang menurutnya baik bagi dirinya

4.Peranan pemerintah sangat kecil

5.perekonomian diatur oleh mekanisme pasar.

Sistem Perekonomian Perencanaan(Etatisme/Sosialisme)

Sistem perekonomian ini pertama kali dikemukakan oleh Karl Max. Karl Max mengemukakan sistem perekonomian ini karena dilandasi oleh penderitaan yang dialami oleh kaum buruh akibat ulah kaum kapitalis.Pada system perekonomian ini,kegiatan ekonomi sepenuhnya diatur oleh pemerintah.Uni Soviet salah satu Negara yang menganut sistem perekonomian ini.

Sistem Perekonomian Campuran

Sistem perekonomian campuran merupakan perpaduan antara sistem kapitalis dan system sosialis. Sistem perekonomian campuran memadukan kebaikan antara sistem ekonomi kapitalis dan sistem perekonomian sosialis diantaranya menyarankan perlunya campur tangan pemerintah secara aktif pada pihak swasta dalam melakukan kegiatan ekonomi.

Sistem ekonomi campuran memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1.Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan oleh swasta

2.Transaksi ekonomi dilakukan di pasar dan ada campuran tangan pemerintah

3.Adanya persaingan serta masih ada control dari pemerintah

Sistem ekonomi campuran juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Keuntungannya adalah masyarakat dapat bebas berusaha dan kepentingan umum lebih diutamakan dibandingkan dengan kepentingan pribadi.Sedangkan kekurangannya adalah beban pemerintah lebih berat dibandingkan beban swasta , serta swasta menjadi kurang memaksimalkan keuntungannya.

3.Sistem Perekonomian Indonesia

a.Perkembangan Sistem Ekonomi Sebelum Orde Baru

Sebelum memasuki orde beru perekonomian Indonesia dapat dikatakan cukup memprihatinkan.Untuk mengatasi keterpurukan ekonomi pada saat itu,salah satu tokoh nasional Indonesia Drs.M Hatta mencetuskan agar diterapkan sistem ekonomi koperasi. Menurut Sumitro Djojohadikusumo,yang dibutuhkan sistem perekonomian Indonesia pada saat itu adalah sistem perekonomian campuran.Namun, setelah dipikirkan lebih lanjut akhirnya di putuskan bahwa sistem ekonomi yang akan digunakan pada saat itu adalah sistem ekonomi Pancasila.Yang didalamnya mengandung unsur Demokrasi Ekonomi sesuai dengan prinsip yang dianut oleh bangsa Indonesia.

Sistem Demokrasi Ekonomi sangat sinkron dengan sistem pemerintahan di Indonesia,yaitu dari rakyat,oleh rakyat,dan untuk rakyat.Sistem Demokrasi Ekonomi menimbulkan banyak dampak positif diantaranya karena perekonomian yang dianut sebagai usaha bersama,maka dampaknya akan menimbulkan rasa kekeluargaan yang terjalin antara masyarakat.Selain itu,masyarakat bebas memilih pekerjaan sesuai yang diinginkan dan mendapatkan pendapatan yang layak.

Setelah orde baru dijalankan,Indonesia mengalami perkembangan ekonomi yang cukup pesat.Awal orde baru dimulai dengan merehabilitas serta memperbaiki sistem perekonomian Indonesia. Pada masa ini,sistem perekonomian Indonesia ditetapkan sistem perekonomian pancasila.Sebelum orde baru,sempat terjadi kesimpang siuran mengenai sistem perekonomian Indonesia. Pada saat itu,Indonesia menganut sistem ekonomi Pancasila. Tetapi pemerintcenderung memberlakukan sistem ekonomi liberalis dan etatisme.Setelah melewati masa-masa berikutnya ditetapkan sistem perekonomian Pancasila sebagai sistem perekonomian Indonesia.

Pada tahun 1950 sampai dengan 1965,perekonomian Indonesia diisi oleh program pemerintah.Diantaranya:

a.Program Benteng pada tahun 1950

b.Sumitro plan pada tahun 1951

c.rencana Lima Tahun Pertama 1950-1955

d.Rencana Delapan Tahun

Tapi semua program tersebut tidak membantu perekonomian Indonesia. Hal ini terjadi karena banyak masalah. Diantaranya tokoh yang bergerak menjalankan program tersebut adalah tokoh-tokoh yang bukan bergerak pada bidangnya. Selain itu,dana Negara yang dikeluarkan untuk kegiatan ekonomi justru dialokasikan untuk kepentingan perang dan bisnis. Sistem parlementer yang terlalu singkat pada masa itu juga salah satu penyebab kegagalan program pemerintah.Karena sistem kabinet terus berganti menyebabkan pemerintah tidak dapat menjalankan visi dan misinya secara tuntas.

Selain dari masalah-masalah yang telah diuraikan diatas,kegagalan program pemerintah yang dijalankan pada tahun 1950 sampai dengan 1965 juga disebabkan oleh kecenderungan pemerintah yang terpengaruh menggunakan sistem ekonomi liberal dan etatisme yang sangat tidak sesuai dengan sistem perekonomian di Indonesia.Terdapat tiga sistem ekonomi yang ditolak oleh sistem perekonomian Indonesia,diantaranya:

1.free fight liberalism adalah kebebasan usaha yang tidak terkendali menyebabkan penekanan bagi kaum lemah.Dampak dari sistem ini adalah yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

2.Etatisme adalah pemerintah yang terlalu berperan dalam kegiatan ekonomi sehingga mengekang keinginan masyarakat untuk berkreasi sesuai keinginannya.

3.Monopoli adalah susatu sistem ekonomi dimana kelompok tertentu berperan sebagai penguasa.

Ketiga sstem perekonomian diatas sangat ditentang oleh sistem perekonomian Indonesia yang menganut system ekonomi Pancasila.

Sumber:

http://elearning.gunadarma.ac.id.perekonomian-indonesia

http://zonaekis.com/pengertian-sistem-ekonomi-campuran/

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

1.Arti Sistem

Jika kita berbicara mengenai sistem,maka kita akan menemukan banyak sekali pendapat mengenai arti atau makna dari kata tersebut.Berikut pendapat mengenai sistem menurut para ilmuwan:

Menurut LUDWIG VON BARTALANFY

“Sistem merupakan seperangkat unsur yang memiliki keterkaitan dalam suatu
antar relasi diantara unsur tersebut dengan lingkungan sekitar

Menurut ANATOL RAPOROT
“Sistem adalah suatu kesatuan yang saling berhubungan satu dengan yang lain

“ Sistem adalah kesatuan secara konseptual atau fisik yang
terdiri dari bagian-bagian yang saling bergantungan satu dengan lainnya”.

Sistem berasal dari bahasa Latin systema.Secara umum system dapat diartikan sebagai suatu komponen yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu.Apakah yang dimaksud dengan Sistem Perekonomian Indonesia itu?Sistem Perekonomian Indonesia adalah suatu komponen yang dijadikan sebagai pedoman untuk menjalankan perekonomian Negara Indonesia.

2.Perkembangan Sistem Perekonomian

Pada saat ini,perkembangan tidak hanya terjadi pada teknologi dan informasi. Sistem perekonomian juga mengalami perkembangan yang cukup mengagumkan.Sistem barter seperti yang dilakukan masyarakat zaman dahulu sudah jarang digunakan saat ini. Mungkin tidak ada lagi yang melakukannya. Para ahli ekonomi telah menemukan beberapa sistem ekonomi yang dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan perekonomian.Adapun sistem-sistem tersebut adalah sebagai berikut:

a.Sistem Perekonomian Pasar(Liberalis/Kapitalis)

Sistem perekonomian liberal pertama kali ditemukan oleh Adam Smith. Pada sistem ekonomi ini,masyarakat memiliki kebebasan untuk berproduksi dan memiliki sumber produksi.Pemerintah tidak ikut campur lagi dalam kegiatan perekonomian.

Berikut adalah ciri-ciri sistem perekonomian liberal adalah sebagai berikut:

1.Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu.

2.Masyarakat diberikan kebebasan untuk memiliki sumber-sumber produksi.

3.Pemerintah tidak ikut campur langsung dalam kegiatan ekonomi.

4.Masyarakat terbagi dalam dua golongan yaitu: golongan rakyat yang memiliki sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).

Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.

Kegiatan selalu melihat dan mempertimbangkan keadaan pasar, karena pasar langkah awal setiap tindakan perekonomian.

Sistem perekonomian Liberal memiliki keuntungan dan kelemahan.

Keuntungan Sistem ekonomi liberal adalah:

1.masyarakat menjadi aktif dan kreatif dalam mengatur kegiatan ekonomi masing-masing karena, semua kegiatan perekonomian dilakukan sendiri tanpa campur tangan pemerintah

2.Dapat menghasilkan barang dengan mutu tinggi karena terjadi persaingan yang ketat antar pedagang.

3.Timbul semangat untuk memajukan usaha masing-masing.

Kelemahan Sistem Perekonomian Liberal adalah sebagai berikut:

1.Terjadinya persaingan tidak sehat antar produsen

2.Masyarakat yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin

3.Karena terjadi persaingan bebas tersebut,pemerataan pendapatan semakin sulit dilakukan.

Negara-negara yang menganut system perekonomian Liberal antara lain: Amerika,Kanada,Austria,Rusia dan Negara-negara bagian Eropa lainnya.

Sedangkan sistem perekonomian kapitalisme adalah sistem perekonomian yang mengakui adanya hak individu. Setiap individu bebas menjalankan kegiatan perekonomian sesuai dengan yang diinginkan. Pemerintah ikut berperan dalam sistem perekonomian ini. Berikut ciri-ciri sistem perekonomian kapitalisme:

1.Hak-hak pribadi mendapatkan pengakuan

2.Individu merupakan pemilik alat-alat produksi

3.Individu bebas memilih usaha yang menurutnya baik bagi dirinya

4.Peranan pemerintah sangat kecil

5.perekonomian diatur oleh mekanisme pasar.

Sistem Perekonomian Perencanaan(Etatisme/Sosialisme)

Sistem perekonomian ini pertama kali dikemukakan oleh Karl Max. Karl Max mengemukakan sistem perekonomian ini karena dilandasi oleh penderitaan yang dialami oleh kaum buruh akibat ulah kaum kapitalis.Pada system perekonomian ini,kegiatan ekonomi sepenuhnya diatur oleh pemerintah.Uni Soviet salah satu Negara yang menganut sistem perekonomian ini.

Sistem Perekonomian Campuran

Sistem perekonomian campuran merupakan perpaduan antara sistem kapitalis dan system sosialis. Sistem perekonomian campuran memadukan kebaikan antara sistem ekonomi kapitalis dan sistem perekonomian sosialis diantaranya menyarankan perlunya campur tangan pemerintah secara aktif pada pihak swasta dalam melakukan kegiatan ekonomi.

Sistem ekonomi campuran memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1.Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan oleh swasta

2.Transaksi ekonomi dilakukan di pasar dan ada campuran tangan pemerintah

3.Adanya persaingan serta masih ada control dari pemerintah

Sistem ekonomi campuran juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Keuntungannya adalah masyarakat dapat bebas berusaha dan kepentingan umum lebih diutamakan dibandingkan dengan kepentingan pribadi.Sedangkan kekurangannya adalah beban pemerintah lebih berat dibandingkan beban swasta , serta swasta menjadi kurang memaksimalkan keuntungannya.

3.Sistem Perekonomian Indonesia

a.Perkembangan Sistem Ekonomi Sebelum Orde Baru

Sebelum memasuki orde beru perekonomian Indonesia dapat dikatakan cukup memprihatinkan.Untuk mengatasi keterpurukan ekonomi pada saat itu,salah satu tokoh nasional Indonesia Drs.M Hatta mencetuskan agar diterapkan sistem ekonomi koperasi. Menurut Sumitro Djojohadikusumo,yang dibutuhkan sistem perekonomian Indonesia pada saat itu adalah sistem perekonomian campuran.Namun, setelah dipikirkan lebih lanjut akhirnya di putuskan bahwa sistem ekonomi yang akan digunakan pada saat itu adalah sistem ekonomi Pancasila.Yang didalamnya mengandung unsur Demokrasi Ekonomi sesuai dengan prinsip yang dianut oleh bangsa Indonesia.

Sistem Demokrasi Ekonomi sangat sinkron dengan sistem pemerintahan di Indonesia,yaitu dari rakyat,oleh rakyat,dan untuk rakyat.Sistem Demokrasi Ekonomi menimbulkan banyak dampak positif diantaranya karena perekonomian yang dianut sebagai usaha bersama,maka dampaknya akan menimbulkan rasa kekeluargaan yang terjalin antara masyarakat.Selain itu,masyarakat bebas memilih pekerjaan sesuai yang diinginkan dan mendapatkan pendapatan yang layak.

Setelah orde baru dijalankan,Indonesia mengalami perkembangan ekonomi yang cukup pesat.Awal orde baru dimulai dengan merehabilitas serta memperbaiki sistem perekonomian Indonesia. Pada masa ini,sistem perekonomian Indonesia ditetapkan sistem perekonomian pancasila.Sebelum orde baru,sempat terjadi kesimpang siuran mengenai sistem perekonomian Indonesia. Pada saat itu,Indonesia menganut sistem ekonomi Pancasila. Tetapi pemerintcenderung memberlakukan sistem ekonomi liberalis dan etatisme.Setelah melewati masa-masa berikutnya ditetapkan sistem perekonomian Pancasila sebagai sistem perekonomian Indonesia.

Pada tahun 1950 sampai dengan 1965,perekonomian Indonesia diisi oleh program pemerintah.Diantaranya:

a.Program Benteng pada tahun 1950

b.Sumitro plan pada tahun 1951

c.rencana Lima Tahun Pertama 1950-1955

d.Rencana Delapan Tahun

Tapi semua program tersebut tidak membantu perekonomian Indonesia. Hal ini terjadi karena banyak masalah. Diantaranya tokoh yang bergerak menjalankan program tersebut adalah tokoh-tokoh yang bukan bergerak pada bidangnya. Selain itu,dana Negara yang dikeluarkan untuk kegiatan ekonomi justru dialokasikan untuk kepentingan perang dan bisnis. Sistem parlementer yang terlalu singkat pada masa itu juga salah satu penyebab kegagalan program pemerintah.Karena sistem kabinet terus berganti menyebabkan pemerintah tidak dapat menjalankan visi dan misinya secara tuntas.

Selain dari masalah-masalah yang telah diuraikan diatas,kegagalan program pemerintah yang dijalankan pada tahun 1950 sampai dengan 1965 juga disebabkan oleh kecenderungan pemerintah yang terpengaruh menggunakan sistem ekonomi liberal dan etatisme yang sangat tidak sesuai dengan sistem perekonomian di Indonesia.Terdapat tiga sistem ekonomi yang ditolak oleh sistem perekonomian Indonesia,diantaranya:

1.free fight liberalism adalah kebebasan usaha yang tidak terkendali menyebabkan penekanan bagi kaum lemah.Dampak dari sistem ini adalah yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

2.Etatisme adalah pemerintah yang terlalu berperan dalam kegiatan ekonomi sehingga mengekang keinginan masyarakat untuk berkreasi sesuai keinginannya.

3.Monopoli adalah susatu sistem ekonomi dimana kelompok tertentu berperan sebagai penguasa.

Ketiga sstem perekonomian diatas sangat ditentang oleh sistem perekonomian Indonesia yang menganut system ekonomi Pancasila.

Sumber:

http://srirahayu-myblog.blogspot.com/2012/03/sistem-perekonomian-indonesia.html