Blogger Backgrounds

Rabu, 14 Desember 2011

Tugas Minggu ke-3

1. Jelaskan bentuk perusahaan dan beri 5 contoh!

2. Sebutkan dan jelaskan tentang lembaga keuangan di Indonesia?

3. Apa yang dimaksud merger,kartel,joint ventura?

Jawaban:

1. a) Perseroan komanditer (CV) adalah perjanjian kerjasama antara 2 orang atau lebih,dengan akta pendirian yang dibuat dihadapan notaris yang berwenang.

Contoh: - Cv Karya Bersama

- Cv Rion Putra Perkasa

- Cv Muara Agung Teknik

- Cv Solo Teknik

- Cv Citra Karya Perdana

b) Perseroan terbatas (PT) adalah salah satu bentuk perusahaan yang populer dalam bisnis dan paling banyak digunakan oleh para pelaku bisnis. PT juga dirasakan lebih menjaga keamanan para pemegang saham atau pemilik modal dalam berusaha.

Contoh: - PT. Colombia

- PT. Metbelossa

- PT. Unilever

- PT. Indofood Sukses Makmur

- PT. Coca-cola

c)Yayasan adalah bentuk usaha tetapi tidak berupa perusahaan karena tidak mencari keuntungan,dan didirikan untuk sosial dan berbadan hukum

Contoh: - Yayasan Panti Jompo

- Yayasan Yatim Piatu

- Yayasan Lembaga konsumen Indonesia

- Yayasan pada Sekolah

- Yayasan Pendidikan Islam

d)Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Contoh: - KUD

- Koperasi Sekolah

- Koperasi Karyawan

- Koperasi Perusahaan

- Kopersi Departemen

e)Asuransi adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih dengan mana pihak penanggung mengikat diri kepada tertanggung .

Contoh: - Asuransi Kerugiaan

- Asuransi Jiwa

- Asuransi Sosial

- Reasuransi

- Broker Asuransi

f)Leasing adalah kegiatan pembiayaan dalam penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha dengan hak opsi maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi untuk digunakan oleh lessee dalam jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran berkala.

Contoh: - Adira Finance

- Summit Oto Finance

- Mandala Finance

- Bussan Auto Finance

- Indo Mobil Finance

g)Perseroan Terbatas Negara

Contoh: - PLN

- Pelni

- Pertamina

- Telkom

- Jasamarga

2. Sebutkan dan jelaskan tentang Lembaga Keuangan diIndonesia !

Jawab : - Lembaga keuanagn adalah badan usaha yang kekayaannya terutama dalam bentuk asset keuanagn atau tagihan ditagihan dibandingkan set non financial atau set rill.Lembaga keuangan bertindak sebagai lembaga yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya,dan pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi bagi nasabahnya,dan pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi keuangan dari pemerintah.

Struktur dalam lembaga keungan di Indonesia:

A. Lembaga Keuangan Depository adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk simpanan.

B. Lembaga Keuangan Non Depository adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat namun tidak berbentuk lembaga perbankan.

3) Apa yang dimaksud Merger,Kartel,Joint Ventura?

Jawab:A. Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu dimana perusahaan yang memerger mengambil atau membeli semua assets dan liabilities perusahaan yang di merger dengan begitu perusahaan yang memerger memiliki paling tidak 50% saham dan perusahaan yang dimerger berhenti beroprasi dan pemegang sahamnya menerima sejumlah uang tunai atau saham di perusahaan yang baru

B) Kartel adalah kelompok produsen independent yang bertujuan menetapkan harga untuk membatasi suplai dan kompetisi. Berdasarkan hukum anti monopoli ,kertel dilarang dihampir disemua negara. Walaupun demikian,kertel kertel tetap ada baik dalam lingkuo nasional maupun internasional,formal maupun informal.

C) Joint Ventura adalah kerjasama diantara dua orang atau badan usaha atau lebih untuk mengusahakan tertentu.

SEKTOR KEGIATAN WIRAUSAHA

Kegiatan wirausaha dapat merabah hampir di seluruh bidang kegiatan ekonomi, baik yang diselenggarakan oleh negara maupun swasta. Kegiatan ekonomi pada sektor formal yang memiliki bentuk badan hukum ataupun kegiatan sektor ekonomi informal yang biasanya tidak memiliki badan hukum dapat menjadi lahan untuk dimasuki para wirausahawan. Tiap sektor formal maupun informal memiliki kelebihan dan kekurangan diantaranya:

Sektor Ekonomi Formal

Sektor ekonomi formal biasanya ditangani dalam bentuk organisasi atau lembaga formal pula.Bentuk badan hukum formal tersebut adalah Firma, CV, Perseroan Terbatas, BUMN, Koperasi.

Sektor Formal dapat meliputi berbagai bidang kegiatan ekonomi, seperti perdagangan, pertanian, industri, jasa dan pertambangan. Organisasi ini tentu dikelola dengan orang- orang profesional.

Keunggulan dari sektor ekonomi formal antara lain:

- Sektor ekonomi ini lebih mudah diawasi dan dibina oleh pemerintah

- Sektor ekonomi ini lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari investor

- Sektor ekonomi ini dituntut untuk menciptakan orang yang profesional

Kelemahan dari sektor ekonomi formal adalah keterbatasan dalam menampung jumlah wirausaha karena setiap wirausaha dituntut profesionalismenya

Sektor Ekonomi informal

Di Negara sedang berkembang ini, umumnya banyak didatangi sektor wirausahawan yang berskala kecil dalam jumlah yang banyak.Ekonomi informal ini tidak terorganisasi satuan-satuan usahanya.

Sektor ekonomi informal banyak hanya mengandalkan faktorv produksi tenaga kerja dengan modal yang sedikit. Sektor ekonomi ini banyak digunakan di kota kecil atau pedesaan, misalnya: Para pengrajin, pengasong minuman, pemulung.

Keunggulan Sektor Ekonomi Informal:

- Para Wirausawan kecil bisa menanamkan modal

- Tidak membutuhkan banyak modal

- Kesempatan kerja luas

Kelemahan sektor Ekonomi Informal:

- Kurang hubungan dengan para Investor

- Kecil kemungkinan untuk menjadi berkembang karena keterbatasan

- Kecil kemungkinan untuk menjadi wirausawan profesional

Sumber: Aplications and theory economic bilingual 2011

SEKTOR KEGIATAN WIRAUSAHA

Kegiatan wirausaha dapat merabah hampir di seluruh bidang kegiatan ekonomi, baik yang diselenggarakan oleh negara maupun swasta. Kegiatan ekonomi pada sektor formal yang memiliki bentuk badan hukum ataupun kegiatan sektor ekonomi informal yang biasanya tidak memiliki badan hukum dapat menjadi lahan untuk dimasuki para wirausahawan. Tiap sektor formal maupun informal memiliki kelebihan dan kekurangan diantaranya:

Sektor Ekonomi Formal

Sektor ekonomi formal biasanya ditangani dalam bentuk organisasi atau lembaga formal pula.Bentuk badan hukum formal tersebut adalah Firma, CV, Perseroan Terbatas, BUMN, Koperasi.

Sektor Formal dapat meliputi berbagai bidang kegiatan ekonomi, seperti perdagangan, pertanian, industri, jasa dan pertambangan. Organisasi ini tentu dikelola dengan orang- orang profesional.

Keunggulan dari sektor ekonomi formal antara lain:

- Sektor ekonomi ini lebih mudah diawasi dan dibina oleh pemerintah

- Sektor ekonomi ini lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari investor

- Sektor ekonomi ini dituntut untuk menciptakan orang yang profesional

Kelemahan dari sektor ekonomi formal adalah keterbatasan dalam menampung jumlah wirausaha karena setiap wirausaha dituntut profesionalismenya

Sektor Ekonomi informal

Di Negara sedang berkembang ini, umumnya banyak didatangi sektor wirausahawan yang berskala kecil dalam jumlah yang banyak.Ekonomi informal ini tidak terorganisasi satuan-satuan usahanya.

Sektorv erkonomi informal banyak hanya mengandalkan faktorv produksi tenaga kerja dengan modal yang sedikit. Sektor ekonomi ini banyak digunakan di kota kecil atau pedesaan, misalnya: Para pengrajin, pengasong minuman, pemulung.

Keunggulan Sektor Ekonomi Informal:

- Para Wirausawan kecil bisa menanamkan modal

- Tidak membutuhkan banyak modal

- Kesempatan kerja luas

Kelemahan sektor Ekonomi Informal:

- Kurang hubungan dengan para Investor

- Kecil kemungkinan untuk menjadi berkembang karena keterbatasan

- Kecil kemungkinan untuk menjadi wirausawan profesional

Sumber: Aplications and theory economic bilingual 2011

Pengaruh dan Peranan TI terhadap Perkembangan Bisnis Online di Indonesia

Dalam dunia bisnis online tentunya bidang TI (Teknologi Informasi) sangatlah berperan dan memberikan pengaruh yang begitu pekat di dalamnya. Di Indonesia, bisnis online sudah sangat menjamur dan bahkan sudah berkembang begitu pesat, misalnya dalam hal penjualan produk-produk barang ataupun jasa yang ditawarkan. Saat ini toko butik pun bisa saja tidak harus memiliki tempat atau wujud nyata dimana kita bisa berkunjung dan memilih barang-barang yang diinginkan di sana. Kini hanya tinggal membuka sebuah halaman website, kemudian kita dapat langsung melihat-lihat dan memilih barang apa saja yang ingin kita beli dan dalam waktu yang singkat barang tersebut sudah dapat kita terima. Begitulah dunia bisnis online yang sudah begitu banyak memberikan kemudahan bagi para konsumen maupun para pengusaha. Namun dalam bahasan saya kali ini yaitu mengenai pengaruh dan peranan Teknologi Informasi terhadap perkembangan bisnis online di Indonesia.

Saat berkunjung ke mal, kita harus berjalan mengitari toko demi toko. Di Internet, berbagai tokolah yang akan datang dan pergi di depan mata kita. Tidak ada tempat yang terlalu sempit untuk berdagang, terutama jika tempat itu bernama Internet. Kita dapat melihat transaksi jual beli terjadi pada berbagai forum, mailing list, blog, sampai website social networking terpopuler saat ini. Namun untuk dapat membangun sebuah sarana atau tempat untuk menampilkan barang atau jasa yang ditawarkan tersebut, kita membutuhkan tenaga atau pengetahuan tentang TI tersebut dalam merancang sebuah toko online/online shop. Online shop merupakan bentuk yang lebih sederhana, antara pembeli dan penjual dapat langsung berinteraksi. Pembayaran tidak harus menggunakan uang tunai, sistem pembayaran yang terpisah (melalui transfer/e-banking) dan di confirm setelah pembayaran dilakukan, masih merupakan alternatif yang populer di Indonesia.

Teknologi Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu teknologi yang berfungsi untuk menghasilkan, menyimpan, mengolah, dan menyebarkan informasi tersebut dengan berbagai bentuk media dan format. Dampak yang dihasilkan dari Teknologi Informasi tersebut bermacam-macam, di antaranya pada bidang jasa pelayanan kesehatan. Institusi kesehatan menggunakan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan secara terpadu dari pendaftaran pasien sampai kepada sistem penagihan yang bisa dilihat melalui internet. Contoh lain misalnya di bidang hiburan. Sekarang banyak bermunculan polling atau layanan masyarakat dalam bentuk SMS (Short Message Service), termasuk juga untuk sistem perbankan.

Setelah dirasakan bahwa teknologi Informasi dapat menggantikan cara konvensional yang memberikan benefit, maka orang mulai melihat kelebihan lainnnya, misalnya menggantikan sarana pengiriman surat dengan surat eletronik (e-mail), pencarian data melalui search engine, chatting, mendengarkan musik, dan sebagainya dimana pada tahapan ini orang sudah mulai menginvestasikan kepada perangkat komputer. manfaat yang didapatkan, teknologi informasi mulai digunakan dan diterapkan untuk membantu operasional dalam proses bisnis. Misalnya perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan menyediakan informasi jasa dan produk yang ditawarkan tanpa dibatasi waktu dan ruang. Dampak Teknologi Informasi sudah mendarah daging bagi produsen dan konsumen

Beberapa dampak Positif dari Transaksi Online diantaranya:

- Membuat para pembisnis tidak kerepotan untuk mengatur waktu shopping, Semua dapat dilakukan secara Online

- Memudahkan kita untuk mendapatkan barang yang kita inginkan

- Dalam Transaksi Perbankan kita tidak perlu antri di ATM karena semua bisa di lakukan dalam Mobile Banking

- Dapat dilakukan kapan pun & dimanapun kita berada

Beberapa dampak Negatif dari Transaksi Online diantaranya:

- Diperlukan ketelitian saat melakukan Transaksi Online

- Kemungkinan terjadi Penipuan lebih tinggi

- Kemungkinan terdapat kesalahan transaksi terjadi pada Online

- Pada Transaksi Online kerugian yang terjadi lebih ditanggung oleh konsumen/ Nasabah

Sumber: http//www.wordpress.com

Pasar Valuta Asing Kelebihan Permintaan

Perbankan mulai selektif meluncurkan kredit valuta asing akibat ketatnya likuiditas. Bank Indonesia juga mengakui secara struktur , pasar valas mengalami kelebihan permintaan.

Direktur riset dan kebijakan moneter Perry Wirjiyo menyebutkan, permintaan valas lebih tinggi dibandingkan supplaynya. “ saat ada tekanan pasar Valas, ada ketidakseimbangan” menurutnya di Jakarta.

Untuk mengukur likuiditas Valas, dewvisa netto tidak boleh melebihi 20% dari modal bank . Per 23 November 2011, rata- rata devisa netto sebesar 2,7% dari modal. Sementara untuk liquiditas rupiah, BI yakin masih sangat longgar. Jumlah alat liquid yang dimiliki bank masih cukup besar. Alat Liquid itu berupa giro Bank sebesar RP 195,5 Trilyun, ditambah beberapa instrumen keuangan yang ditempatkan di BI sebesar RP 310,5 trilyun, ditambasurat utang negara besar RP 268,3 Trilyun.

“ Secara keseluruhan, alat likuid berupa asset yang bisa digunakan untuk ekspansi kredit dan sebagainya berjumlah RP 774,3 Trilyun. Jmlah in sant besar menutut Perry.

Beberapa Bak sudah menyiapkan langkah – langkah antisipatif terkait ketatnya likuiditas valas. PT Bank Mandiri (Pasero) Tbk memprbaiki liquiis valasnya dengan pinjaman valas sebesar 500 juta Dollar AS. Direktur Stategi dan keuangan bank mandiri Pahala N Manyuri pernah enyampakan, dengan ketersediaan valas sebesar 1,5 Milyar Dollar AS,Bank Mandiri yakin akan tahan goncangan.

PT Bank Negara Indonesia (pasero) Tbk sudah menghentikan peminjaman Valas. Peminjaman Valas hanya diberikan untuk yang sudah menandatangani komitmen kredit.

Berdsarkan data BI, suplai valas perbankan sempat minus. Dana pihak ketiga valas sebesar RP 354,613 Trilyun pada juli 2011 turun menjadi 364,648 Trilyun pada Agustus 2011.

Ekonom BNI Ryan Kiryanto memaparkan, bank harus menjaga dana cadangan untuk mencukupi kebutuhan Valas. Sewaktu- waktu deposan mengambil simpanan valas, bank bisa memenuhi dengan seketika.

Sumber: Ekonomi dan perbankan. Kompas 29 November 2011